5 Tips Jualan Online untuk Dapatkan Omzet Puluhan Juta

October 14, 2020 3:02 pm Published by Leave your thoughts
cara-memulai -bisnis-online

Bagaimana tips jualan online terbaik di tahun ini? Simak selengkapnya di artikel ini!

Memasuki tahun ini, persaingan bisnis online semakin ketat. Menteri Koperasi dan UKM Indonesia bahkan mengungkapkan jumlah pedagang online melonjak hingga 250% selama Corona.

Menghadapi hal ini, Anda tentu harus mengetahui tips jualan online yang tepat supaya bisnis online Anda bisa tetap bertahan di antara kompetitor lain yang jauh lebih kuat.

Simak 5 tips jualan online ini supaya bisnis Anda bisa sukses dan menghasilkan omzet puluhan tiap bulannya.

  1. Tentukan Produk yang Menjual
  2. Riset Pasar dan Kompetitor
  3. Website ECommerce vs Marketplace
  4. Punya Website Toko Online Sendiri
  5. Promosikan Brand dan Tingkatkan Omzet Anda

Tips Jualan Online #1 : Tentukan Produk yang Menjual

tips-jualan-online

Biasanya yang terjadi adalah seseorang tau bahwa ia ingin membangun bisnis. Namun, ia tidak tau produk apa yang ingin ia jual.

Ketika menentukan produk yang ingin dijual, Anda tidak bisa berfokus pada ide dan pandangan Anda tanpa dasar yang jelas. Tips jualan online yang paling penting adalah dengan berfokus kepada pembeli Anda. 

Berikut 5 pertanyaan yang bisa Anda ajukan untuk menentukan produk yang tepat untuk Anda jual.

Apakah Produk Anda Bisa Menjadi Solusi untuk Masalah Konsumen?

Ketika merencanakan produk, jangan terlalu fokus untuk membuat produk yang terlalu rumit. Berfokuslah pada masalah dasar yang dihadapi konsumen, lalu temukan solusi praktis yang bisa membantu menyelesaikan masalah mereka.

Proctor & Gamble (P&G), salah satu perusahaan FMCG terbesar di dunia membuat inovasi sederhana yang mampu menyelesaikan masalah pencinta keripik di seluruh dunia. 

Ketika perusahaan lain menjual keripik dalam bungkusan, banyak konsumen yang mengeluh karena keripik yang mereka beli patah-patah dan hancur dalam proses pendistribusian. 

Melihat hal ini, P&G berinovasi dengan produk Pringles. Ketika keripik dibungkus dalam wadah aluminium yang kaku dan tahan banting, keripik yang mereka jual tidak akan hancur dan bisa sampai dengan aman di tangan pembeli. 

cara-memulai-bisnis-online

Apakah Produk Anda Sedang Tren?

Selain menyelesaikan masalah, Anda bisa coba membaca pasar dan melihat produk yang sedang atau akan tren. Sebagai contohnya, di masa pandemi ini, Anda akan menemukan produk masker fashion.

Hal ini tidak akan terbayangkan sebelumnya, mengingat masker hanyalah produk yang kita pakai sekali-kali. Namun selama pandemi, Anda bisa menemukan masker dengan berbagai desain dan warna. 

Apakah Produk Anda Bisa Memuaskan Target Konsumen Tertentu?

Daripada menyasar konsumen secara umum, Anda bisa memilih komunitas tertentu sebagai target pasar Anda. Sebagai contohnya, komunitas pemilik binatang peliharaan, gamer, pelancong hingga anak-anak kos bisa jadi target pasar yang potensial. 

Apakah Produk Anda Bisa Melengkapi Kekurangan Produk Kompetitor?

Tips jualan online berikutnya adalah dengan berusaha menjual produk yang mengisi kekurangan kompetitor Anda. Misalnya, produk kompetitor Anda menjual baju kaos dengan varian warna yang terbatas. 

Anda bisa menjual produk baju kaos yang serupa tapi dengan warna yang berbeda-beda untuk memberikan lebih banyak pilihan kepada konsumen. 

Meskipun terkesan sederhana, inovasi ini bisa berpengaruh besar terhadap keputusan konsumen Anda. 

Apakah Anda Passionate Terhadap Ide Produk yang Anda Jual?

Bayangkan jika Anda menjual produk teknologi seperti laptop atau handphone, tapi Anda gagap teknologi atau tidak memiliki ketertarikan akan produk tersebut?

Bukannya tidak bisa. Namun, bagaimana Anda bisa menjelaskan produk yang Anda jual kepada konsumen Anda?

Ketika mencari produk yang Anda ingin jual, usahakan paling tidak Anda memiliki minat dan mengikuti perkembangan terbaru dari produk tersebut. 

Tips Jualan Online #2 : Riset Pasar dan Kompetitor

tips-jualan-online

Tips jualan online yang berikutnya adalah riset pasar dan kompetitor sebelum membuat toko online Anda sendiri. 

Ini satu kesalahan besar yang sering dilakukan banyak penjual online pemula. Yang pasti ingin bangun bisnis dan mendapatkan banyak uang, tapi tidak tau mau berjualan apa dan target pasar yang ingin dicari

Dengan melakukan riset pasar, Anda bisa memahami kemampuan beli maupun kebutuhan calon konsumen Anda. Dengan begitu, Anda juga bisa meminimalisir resiko gagal bisnis alias gulung tikar. 

Sebelum memulai bisnis Anda, jawab 6 pertanyaan mendasar ini untuk mengetahui pasar yang ingin Anda sasar : 

  1. Apakah ada yang tertarik untuk membeli produk atau layanan Anda?
  2. Berapa jumlah orang yang tertarik untuk membeli produk atau layanan Anda tersebut?
  3. Berapa rata-rata pendapatan dari target pasar Anda?
  4. Dimana pelanggan Anda tinggal? Apakah bisnis Anda bisa menjangkau mereka?
  5. Apakah ada kompetitor lain yang menawarkan produk serupa? Berapa jumlahnya?
  6. Berapa harga produk yang ditawarkan oleh kompetitor Anda?

Terdapat beberapa metode yang bisa Anda gunakan untuk memperoleh jawaban dari 6 pertanyaan diatas, yaitu: 

Metode Tidak Langsung

Metode ini digunakan apabila Anda ingin memperoleh informasi yang sifatnya umum secara mudah. Anda cukup mencari data statistik yang tersedia secara online baik berasal dari pihak swasta maupun pemerintah. 

Metode Langsung

Meskipun metode ini cukup menghabiskan waktu dan tenaga, Anda bisa memperoleh informasi yang lebih komprehensif dan akan sangat bermanfaat untuk menentukan produk yang akan Anda jual. 

Metode langsung ini terdiri dari : 

  • Kuesioner : dilakukan dengan cara memberikan daftar pertanyaan kepada calon responden. Pastikan bahwa responden yang Anda pilih benar-benar merupakan calon pembeli yang potensial untuk produk Anda dan minta mereka untuk menjawab pertanyaan sejujur-jujurnya. 
  • FGD (Focus Group Discussion) : merupakan diskusi kelompok yang terdiri dari 15-20 orang. Pada umumnya,terdapat 3 kelompok peserta yaitu moderator (bertugas mengarahkan jalannya diskusi), peneliti (mengamati dan mencatat komentar responden), dan peserta responden. 
  • Survei : prinsip utamanya mirip dengan kuesioner, namun pertanyaan yang diajukan biasanya lebih singkat. Sekarang, survei dapat dilakukan secara mudah melalui media online, misalnya dengan menggunakan Google Form atau Typeform.
cara-memulai-bisnis-online

Hasil riset pasar dan kompetitor bisa Anda manfaatkan untuk menentukan jenis produk yang

ingin Anda jual, dimana Anda ingin menjualnya dan berapa harga produk yang Anda tawarkan. 

Tips Jualan Online #3 : Website Ecommerce Vs Marketplace

tips-jualan-online

Tips jualan online agar laris berikutnya adalah dengan menentukan dimana Anda ingin memasarkan produk Anda, lewat Marketplace atau website Ecommerce?

Masih banyak orang yang tidak bisa membedakan kedua istilah ini dan saling tertukar satu sama lainnya. Marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak sering dianggap sebagai Ecommerce. Padahal kedua istilah ini sangat berbeda. 

Pada dasarnya, Ecommerce atau Electronic Commerce adalah semua proses menjual maupun membeli produk atau jasa dengan menggunakan internet. 

Sementara itu, marketplace adalah platform tempat berkumpulnya pihak ketiga yang ingin menjual produk maupun layanan mereka. Marketplace merupakan bagian dari Ecommerce, namun tidak semua Ecommerce merupakan Marketplace. 

Ada juga istilah website Ecommerce, yaitu website toko online dari satu brand yang menjual produk atau jasanya kepada bisnis atau konsumen. 

Lalu, apa kira-kira kelebihan dan kekurangan dari Website Ecommerce dan Marketplace?

Simak penjelasannya di infografis berikut!

Tips Jualan Online #4 : Punya Website Toko Online

cara-memulai-bisnis-online

Entah Anda memutuskan untuk berjualan di website Ecommerce milik Anda sendiri maupun marketplace, pastikan bahwa Anda tetap memiliki website toko online sendiri. 

Mengapa demikian?

Inilah salah satu tips jualan online yang paling penting dan banyak dilupakan banyak orang. Memiliki website toko online bisa memberikan banyak keuntungan bagi bisnis Anda. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.

Jadikan Pembeli sebagai Pelanggan Anda

Marketplace seringkali menjadi pilihan platform ketika berjualan online, namun tahukah Anda?

Ketika Anda berjualan di marketplace, Anda tidak memiliki identitas. Dengan kata lain, Anda hanya membantu membesarkan bisnis marketplace bukan bisnis Anda sendiri. 

Bayangkan ketika seseorang membeli produk Anda di Shopee. Ketika mereka merekomendasikan produk Anda kepada teman mereka, kemungkinan mereka akan berkata seperti ini, 

“Eh beli aja produk ini di shopee, nanti aku share tokonya ya.”

Apakah mereka tau nama toko Anda? Kemungkinannya akan sangat kecil. 

Andaikan jika suatu saat nanti, marketplace tempat Anda berjualan membuat kebijakan yang akan merugikan Anda atau versi ekstrimnya, mereka terpaksa menutup marketplace karena satu dan lain hal, maka itu akan menjadi akhir dari bisnis Anda. 

Ketika Anda sudah terbiasa berjualan di marketplace dan terpaksa migrasi ke lapak lain, maka Anda harus membangun bisnis Anda dari nol kembali. 

Berbeda dengan apabila Anda berjualan dengan menggunakan website toko online Anda sendiri. Membangun brand yang kuat dan pelanggan yang setia akan jauh lebih mudah. Inilah salah satu tips jualan online yang sering dilupakan banyak penjual.

Misalnya saja di AVANA, kamu bisa secara gratis memperoleh domain website dengan nama yang kamu inginkan. Mereka yang ingin membeli produk Anda akan berkunjung ke situs toko online pribadi Anda (bukan situs marketplace), sehingga nama toko Anda pasti akan diingat oleh mereka. 

Informasi Lengkap Transaksi Toko Online Anda

Dengan memiliki toko online sendiri di AVANA, Anda juga diberikan fitur lengkap untuk mengatur seluruh transaksi Anda, mulai dari statistik pesanan, status pesanan, produk paling laku dan sebagainya. Data ini pun bisa Anda unduh dan simpan untuk keperluan lebih lanjut. 

Selain itu, Anda juga bisa melihat produk-produk milik Anda dan menyortirnya sesuai kebutuhan Anda, misalnya berdasarkan stok produk, kategori dan lainnya.

Informasi ini bisa memudahkan Anda untuk mengatur pemesanan produk dan memastikan agar stok produk selalu tersedia, terlebih jika Anda memiliki ratusan hingga ribuan produk. 

Profesional dan Terpercaya

Di marketplace, terdapat ribuan toko online dan jumlahnya terus bertambah tiap harinya. Oleh karena itu, banyak masyarakat yang menjadi ragu akan kredibilitas dari tiap toko online tersebut. 

Jika toko online Anda belum pernah melakukan transaksi sama sekali, kemungkinan besar konsumen akan ragu untuk membeli produk Anda. 

Hal serupa dapat diminimalisir apabila Anda memiliki website toko online Anda sendiri. Konsumen akan cenderung lebih percaya selama Anda mencantumkan kontak yang bisa dihubungi lebih lanjut oleh pembeli. 

Tips Jualan Online #5 : Promosikan Brand Anda

tips-jualan-online

Google Analytics

Bagi Anda yang berkecimpung di dunia digital marketing, pasti tidak asing lagi dengan istilah Google Analytics.

Pada dasarnya, Google Analytics merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk menganalisis kinerja dari sebuah website. 

Selain itu, Google Analytics juga bisa dimanfaatkan untuk mengetahui informasi dan karakteristik pengunjung website Anda (umur, jenis kelamin, demografi dan lain-lain). 

Selanjutnya, data yang Anda peroleh dari Google Analytics dapat Anda manfaatkan untuk menentukan produk yang ingin Anda jual berikutnya hingga strategi bisnis Anda kedepannya. 

cara-memulai-bisnis-online
Tampilan Google Analytics (octoboard.com)

Terdapat puluhan data yang bisa Anda peroleh dari Google Analytics. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut : 

1.    Lokasi Audiens

tips-jualan-online
Data Geografi Audiens di Google Analytics (learndigitaladvertising.com)

Data pertama yang paling umum adalah lokasi audiens. Data ini bisa Anda lihat dengan mengklik menu “Audience”, sub-menu “Geo” dan pilih “Location”. 

Disana, Anda bisa mengetahui dari mana asal audiens yang mengunjungi website Anda.

Apa manfaat dari pengetahuan ini? Sebut saja Anda membuat website Anda dalam Bahasa Indonesia, lalu ternyata Anda menemukan terdapat banyak pengunjung yang terdapat dari Eropa. 

Data ini mengungkapkan bahwa produk yang Anda jual nyatanya banyak dicari oleh masyarakat yang berada di daerah Eropa, sehingga Anda bisa membuat website Anda menjadi dwi-language untuk memudahkan audiens asing yang berkunjung ke website Anda.

Meskipun hal tersebut terasa sangat jauh, terlebih ketika produk yang dikirim keluar negeri harus melalui berbagai proses yang memakan waktu dan biaya, siapa tau bisnis Anda bisa mencapai skala global suatu saat nanti. 

2. Mengapa Pengunjung Meninggalkan Website Anda?

Ketika jumlah penjualan produk Anda rendah, Anda mungkin akan bertanya-tanya, “Apa yang salah?”

Apakah pengunjung tidak bisa menemukan website Anda? Atau produk Anda jauh lebih mahal dari kompetitor?

Dengan Google Analytics, Anda tidak perlu menebak-nebak dan mengambil keputusan yang salah. 

cara-memulai-bisnis-online
Data Perilaku Audiens di Google Analytics (marketingland.com)

Anda juga bisa melihat perilaku dari audiens Anda ketika mengunjungi website Anda. Data ini bisa Anda temukan di menu “Behaviour” dan sub-menu “Behaviour Flow”

Apakah mereka masuk ke website Anda namun tidak menuju halaman produk Anda? 

Atau apakah mereka masuk ke halaman produk Anda, namun keluar dari website Anda dan tidak menuju halaman checkout. 

Jika kasus pertama yang terjadi, kemungkinan foto produk Anda kurang menarik atau harga produk terlalu mahal. Pada kasus kedua, kemungkinan deskripsi produk Anda kurang jelas untuk dipahami audiens. 

Tentunya masih banyak data lain yang bisa Anda peroleh dari Google Analytics dan bisa Anda manfaatkan untuk mengembangkan bisnis Anda. 

SEO (Search Engine Optimization)

Untuk tips jualan online berikutnya, Anda bisa mempromosikan brand Anda dengan menggunakan teknik SEO.

Search Engine Optimization atau yang lebih dikenal dengan SEO adalah sebuah teknik digital marketing yang bertujuan untuk meningkatkan kuantitas maupun kualitas trafik website Anda melalui mesin pencari organik seperti Google. Bahasa kasarnya, metode promosi tanpa biaya sepeserpun. 

Bagaimana bisa demikian?

Pada dasarnya, dengan menerapkan teknik SEO yang baik, website Anda akan bisa muncul di halaman pertama mesin pencari. 

tips-jualan-online

Hingga kini, jutaan orang masih menggunakan Google sebagai media utama untuk mencari berbagai informasi, membeli barang maupun servis.

Masalahnya, kemungkinan mereka untuk mengunjungi halaman 2,3 hingga seterusnya dari mesin pencari Google sangatlah kecil. 

Itulah mengapa Anda harus menggunakan teknik SEO dan membawa website Anda ke halaman pertama Google. 

Facebook Marketing

cara-memulai-bisnis-online

Seperti namanya, Facebook Marketing merupakan berbagai aktivitas menggunakan Facebook untuk memasarkan produk atau layanan Anda. Tips jualan online yang satu ini bisa mendongkrak omzet Anda secara drastis asalkan Anda menggunakan teknik yang tepat.

Facebook marketing merupakan bagian dari inbound marketing dan social media marketing dengan potensi yang tidak terbatas karena pengguna Facebook di dunia telah mencapai lebih dari 2 miliar orang. 

Ada 3 hal penting yang harus Anda perhatikan ketika melakukan strategi Facebook Marketing. 

1. Tetapkan Tujuan Anda. 

Di zaman sekarang, promosi secara hard-sell justru bisa menjadi bumerang bagi Anda. Beberapa tujuan Facebook Marketing yang biasanya digunakan banyak orang adalah : 

  • Brand Awareness

Mengenalkan brand atau toko online Anda kepada orang banyak, sehingga diharapkan calon pembeli bisa langsung mengingat segala hal mengenai brand Anda mulai dari nama, gambar, logo hingga slogan-slogan Anda. 

  •  Engagement

Tak kenal maka tak sayang. Hal yang sama juga terjadi pada brand Anda.

Sebelum meminta audiens untuk membeli produk, Anda harus terlebih dahulu berkomunikasi secara dua arah dengan mereka. Setelah terjalin hubungan yang baik, barulah Anda bisa menawarkan produk Anda. 

  •  Trafik Website

Facebook Marketing diharapkan bisa meningkatkan jumlah orang yang mengunjungi website Anda, yang diharapkan pada akhirnya akan membeli produk Anda. 

  • Leads

Sementara itu pada tahap leads, iklan dari Facebook Marketing diharapkan bisa menjangkau orang-orang yang memang tertarik untuk membeli produk Anda.           

2. Konten

Seperti yang orang-orang katakan, konten adalah “raja”. Dengan konten video yang bagus dan bahkan menjadi “viral”, dijamin brand Anda juga akan lebih mudah dikenal masyarakat.          

3. Budget

Meskipun budget Facebook Marketing relatif lebih murah dibandingkan metode pemasaran tradisional, bukan berarti Anda tidak merencanakan budget Anda secara hati-hati sebelum mulai menjalankan kampanye iklan Anda. 

Nah, itu dia beberapa tips jualan online yang bisa Anda coba terapkan pada bisnis Anda.

Meskipun membuka bisnis online bukan hal yang mudah, jika Anda tidak segera memulainya, maka jangan berharap kesuksesan akan datang sendirinya dari langit.

Buat toko online Anda sekarang juga dan manfaatkan puluhan fitur-fitur canggih AVANA secara GRATIS.

Kalo nggak sekarang, kapan lagi?

Rekomendasi artikel untuk Anda :

  1. Dijamin Cuan, 5 Ide Jualan Makanan Online Terlaris 2020
  2. Strategi Facebook Ads Untuk Tingkatkan Omzet Penjualan
  3. Yuk Kenali Trik Jitu Penjualan Melejit Dengan AIDA

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan kepada teman-teman Anda yang membutuhkan. Berbagi kebaikan, menambah berkah.

Tags: , ,

Categorised in: , ,

This post was written by AVANA Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *