Strategi Pemasaran Tiap Tahap Siklus Kehidupan Produk

May 19, 2021 10:32 am Published by Leave your thoughts
strategi pemasaran tiap tahap siklus kehidupan produk

Layaknya manusia, setiap produk memiliki siklus kehidupannya masing-masing. Untuk bisa memastikan produk Anda terjual secara maksimal, Anda perlu memahami strategi pemasaran tiap tahap siklus kehidupan produk. Simak selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Siklus Kehidupan Produk

Siklus kehidupan produk adalah perjalanan dari produk yang Anda rilis mulai dari masa perkenalan hingga penurunan. Faktor-faktor yang menggambarkan siklus kehidupan produk adalah penjualan dan waktu dari sejak produk tersebut dirilis.

Tahapan Siklus Hidup Produk

pengertian siklus kehidupan produk

Secara umum, siklus kehidupan produk terdiri dari empat tahap utama, yaitu tahap perkenalan (Introduction), tahap pertumbuhan (Growth), Tahap Kedewasaan (Maturity Process), dan Tahap Kemunduran (Decline).

  1. Tahap Perkenalan (Introduction)
    • Seperti namanya, tahap ini adalah tahap pengenalan produk kepada konsumen untuk pertama kalinya. Biasanya, produk akan diproduksi dalam jumlah besar namun penjualan masih relatif kecil karena banyak konsumen yang masih belum mengenal produk tersebut. Di masa ini, perlu dilakukan promosi secara intens dengan budget yang besar pula untuk membangun product awareness di komunitas.
  2. Tahap Pertumbuhan (Growth)
    • Pada tahap ini, orang-orang sudah mulai mengenal produk Anda sehingga penjualan maupun profit Anda pun akan mengalami peningkatan tajam. Oleh karena itu, promosi yang Anda lakukan pun tidak perlu seintens di tahap pengenalan.
  3. Tahap Pendewasaan (Maturity Process)
    • Pada akhirnya, setiap produk akan mengalami masa pendewasaan dimana pasar sudah mulai jenuh dan peminat produk Anda juga sudah semakin menurun. Untuk memperpanjang siklus hidup produk Anda, maka perlu dilakukan perubahan strategi marketing untuk membangkitkan lagi minat konsumen pada produk Anda.
  4. Tahap Kemunduran (Decline)
    • Ketika produk Anda sudah mencapai siklus tertingginya dimana penjualan bernilai maksimum, pada akhirnya akan mengalami masa decline atau penurunan baik dari segi profit maupun penjualan.

Gambar Siklus Kehidupan Produk

Membaca tahapan siklus kehidupan produk diatas, Anda mungkin masih belum terbayang mengenai siklus kehidupan produk. Nah, untuk memperjelasnya, simak grafik siklus hidup produk di bawah ini.

gambar siklus kehidupan produk

Pada sumbu Y adalah jumlah penjualan. Sementara pada sumbu X adalah waktu. Bisa dilihat bahwa penjualan tertinggi adalah pada tahap siklus pendewasaan, lalu akan mulai menurun di tahap siklus penurunan. Namun jika Anda menggunakan strategi pemasaran yang tepat, maka bisa jadi penjualan Anda meningkat lebih jauh melalui tahap siklus product extension. Sayangnya, tidak semua perusahaan bisa mencapai tahap ini.

Baca juga : Contoh Analisis SWOT Produk Bisnis Online

Contoh Siklus Kehidupan Produk

Untuk membuat Anda lebih memahami tentang tahapan siklus hidup produk dan gambar siklus kehidupan produk, simak beberapa contoh siklus kehidupan produk berikut ini.

Contoh Siklus Kehidupan Produk Samsung

contoh siklus kehidupan produk samsung
(slideshare.net, mrasadiya)

Coba simak gambar siklus kehidupan produk dari Samsung diatas. Samsung diperkenalkan pada tahun 2001 dengan produk perdananya yaitu Samsung R220. Produk ini sifatnya adalah sebagai concept phone yang mana hanya menggunakan layar display biru biasa. Tahap perkenalan ini berlangsung hingga tahun 2006.

Di tahun 2006, Samsung mengalami pertumbuhan yang sangat drastis setelah memperkenalkan berbagai fitur-fitur unggulan seperti layar touch screen & dual SIM hingga aplikasi bawaan seperti games, alarm, dan lainnya.

Puncaknya adalah pada tahun 2011 dimana Samsung memproduksi Android Smart Phone & Galaxy Series guna berkompetisi dengan kompetitor-kompetitor lain seperti Sony, LG dan lainnya. Pada tahap ini, Samsung mengalami peningkatkan penjualan hingga 67%. Tahap ini pun masih berlangsung hingga sekarang dengan berbagai inovasi baru yang dibuat oleh Samsung.

Contoh Siklus Kehidupan Produk Nokia

contoh siklus kehidupan produk nokia
(slideshare.net, mrasadiya)

Sementara itu, simak gambar siklus kehidupan produk Nokia diatas. Perbedaan yang paling mencolok adalah bagaimana Samsung mengalami tahap siklus Product Extension sementara Nokia mengalami tahap siklus Decline karena tidak mengikuti perkembangan zaman dan meluncurkan produk Smartphone yang disenangi oleh konsumen di masa itu.

Baca juga : Perluas Pemasaran Dengan Email Marketing

Strategi Pemasaran Tiap Tahap Siklus Kehidupan Produk

strategi pemasaran tiap tahap siklus kehidupan produk

Setelah mengetahui pengertian siklus kehidupan produk, Anda juga perlu mengetahui strategi pemasaran yang perlu dilakukan untuk memaksimalkan penjualan di tiap tahap tersebut.

Tahap Perkenalan (Introduction)

Pada tahap ini, tujuan utama Anda adalah untuk membangun identitas brand yang kuat serta menentukan harga produk yang sesuai pasar. Beberapa strategi pemasaran yang bisa Anda terapkan pada tahap perkenalan produk adalah :

  1. Rapid Skimming – meluncurkan produk dengan harga yang tinggi serta intensitas promosi yang tinggi pula.
  2. Slow Skimming – meluncurkan produk dengan harga yang tinggi namun dengan intensitas promosi yang rendah.
  3. Rapid Penetration – meluncurkan produk dengan harga yang rendah dengan promosi yang cukup intens
  4. Slow Penetration – meluncurkan produk dengan harga yang rendah dan promosi minimal.

Tahap Pertumbuhan (Growth)

Staregi pemasaran tahap siklus kehidupan pertumbuhan berfokus untuk meningkatkan profit Anda. Beberapa langkah marketing yang bisa diambil adalah sebagai berikut :

  1. Meningkatkan kualitas produk.
  2. Menambahkan fitur produk atau layanana untuk meningkatkan pangsa pasar (market share)
  3. Masuk ke segmen pasar yang lain.
  4. Melakukan penyesuaian harga produk jika nilai profit terlalu rendah.

Tahap Pendewasaan (Maturity Process)

Strategi pemasaran tiap tahap siklus kehidupan produk sama pentingnya, namun yang paling utama adalah pada tahap pendewasaan karena dapat menentukan berapa lama produk Anda bisa bertahan di pasaran.

Secara umum, untuk mencegah produk Anda masuk ke masa penurunan, terdapat 2 strategi yang bisa Anda terapkan, yaitu :

  1. Market Modification – masuk ke segmentasi pasar yang baru, mendefinisikan ulang target pasar, serta menarik kosumen dari kompetitor.
  2. Product Modification – membuat produk Anda menjadi lebih baik lag dengan meningkatkan kualitas fitur-fitur dari tiap produk hingga mendiferesiasi produk Anda dengan produk lainnya yang ada di pasaran.

Tahap Penurunan (Decline)

Secara umum, strategi pemasaran tiap tahap siklus kehidupan produk dilakukan untuk meningkatkan profit dan penjualan. Namun di tahap ini, strategi pemasaran berfungsi untuk menghemat uang atau meminimalisir kerugian Anda. Beberapa langkah yang bisa Anda lakukan adalah :

  1. Mengurangi promosi dari produk bersangkutan.
  2. Mengurangi jumlah channel pendistribusian produk.
  3. Menemukan fungsi lain dari produk tersebut.
  4. Menjual brand produk tersebut kepada bisnis lain.

Nah, itu dia beberapa strategi pemasaran tiap tahap siklus kehidupan produk yang bisa Anda jadikan sebagai referensi untuk strategi marketing produk Anda. Tidak sulit, bukan?

Buat Anda yang ingin berjualan online secara mudah dan memaksimalkan strategi pemasaran produk, Anda bisa membuka toko online secara GRATIS melalui link di bawah ini. Cukup 5 menit saja, lho!

  1. Klik tombol “Dapatkan Toko Online”
  2. Sign-in dengan akun Google atau Facebook Anda. 
  3. Klik “Lanjut” atau “Create Shop”
  4. Unggah produk dan lengkapi informasi lainnya.
  5. Selamat! Anda sudah bisa menggunakan toko online Anda

Ada pertanyaan lebih lanjut mengenai AVANA, fitur-fiturnya dan promo terbaru?

Tags: , , ,

Categorised in:

This post was written by Cornelia Lyman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *