Pengertian Word Of Mouth Marketing : Kelebihan & Kekurangannya

December 8, 2020 5:28 pm Published by Leave your thoughts
Word-of-mouth-marketing

Dalam berbisnis, Anda pasti pernah mendengar istilah  “Word of Mouth.” Mari mengenal lagi Pengertian Word of Mouth Marketing : Kelebihan & Kekurangannya. WOMM adalah ketika ketertarikan pelanggan pada produk atau jasa Anda direfleksikan dalam percakapan sehari-hari. Dalam praktiknya Word of Mouth disebut juga free marketing dimana seseorang (pelanggan) membicarakan bisnis Anda atau merekomendasikan produk Anda kepada orang lain secara organik.

Statistik Word of Mouth Marketing

Beberapa hasil  riset mengenai Word of Mouth: 

  • Menurut Nielsen, 92% pelanggan mempercayai rekomendasi dari teman atau keluarga lebih dari jenis iklan lainnya. Di luar rekomendasi teman atau keluarga 68% pelanggan mempercayai review online dari pelanggan lain.
  • Radius Global menyatakan bahwa Millennials menempatkan WOM sebagai influencer #1 dalam keputusan pembelian mereka. 
  • Menurut Ogilvy/Google/TNS 74% dari pelanggan menjadikan WOM sebagai key influencer dalam keputusan pembelian mereka. 

Di bawah ini adalah kelebihan dan kekurangan pemasaran dari mulut ke mulut:

Kelebihan Word of Mouth Marketing

word-of-mouth-marketing-adalah
  1. Meningkatkan penjualan tanpa mengeluarkan budget iklan: dengan rekomendasi yang datang dengan sendirinya dari pelanggan yang puas terhadap pelayanan dan produk Anda, Anda tidak perlu mengeluarkan budget lebih untuk beriklan. Tingkat kepercayaan rekomendasi yang datang dari orang lain lebih tinggi dibanding dengan iklan biasa. 
  2. Efektif dan efisien: Word of Mouth Marketing yang positif akan membuat pelanggan datang kembali, dan merujuk pelangan lain yang juga terus kembali, kemudian mereferensikan ke lebih banyak pelanggan.
  3. Tidak dibatasi ruang dan waktu: Tidak seperti beriklan secara tradisional, WOM dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja tanpa mengenal batas ruang dan waktu.
  4. Meningkatkan kepercayaan dan loyalitas terhadap brand Anda.

Kekurangan strategi WOMM

kelebihan-dan-kekurangan-pemasaran-dari-mulut-ke-mulut

Jika Anda mengharapkan word of mouth yang positif maka diperlukan pelayanan dan kualitas produk yang baik. Jika Anda tidak memiliki salah satunya maka strategi ini tidak dapat dijalankan.

Selain itu kekurangan lainnya adalah seringkali orang lupa untuk merekomendasikan produk atau jasa kepada orang disekitarnya, untuk menghindari hal ini Anda sebagai pemilik bisnis dapat terus menjalin hubungan yang baik dengan pelanggan yang sudah ada, dengan begitu ketika bisnis Anda dapat berada di top of mind pelanggan Anda.

Contoh Pemasaran Mulut ke Mulut (WOMM)

pemasaran-dari-mulut-ke-mulut

Berikut adalah beberapa contoh strategi pemasaran mulut ke mulut yang dapat Anda lakukan:

  1. Minta Testimoni Pelanggan: sebagai pebisnis Anda harus selalu mendorong pelanggan untuk memberikan review terhadap produk Anda. Kemudian review tersebut dapat Anda bagikan ke media sosial bisnis Anda.
  2. Berinteraksi di Media Sosial: ketika sebuah brand mulai bergabung dalam percakapan di media sosial, maka brand tersebut membuka kesempatan WOM masuk. Interaksi media sosial yang positif dan berkesan dapat membangun komunitas di sekitar brand. Selain itu media sosial juga dapat membantu Anda membangun citra yang kuat dan original. 
  3. Berinteraksi dengan Pelanggan: selain membalas komentar, Anda juga dapat mendorong pelanggan untuk memberikan referral untuk produk Anda, refferal tersebut dapat dibungkus dengan potongan harga, kupon atau produk gratis untuk menarik minat pelanggan. 

Netflix merupakan salah satu brand yang sering menggunakan Word of Mouth dalam strategi pemasarannya, mempopulerkan binge-watching dengan tagline organiknya Netflix & Chill. Netflix sering menggunakan media sosial dalam mempromosikan dirinya dan kemudian hal tersebut sukses besar.

Bagi Anda yang belum memiliki website toko online untuk berjualan, dapatkan GRATIS SELAMANYA sekarang juga.

Cukup 5 menit : 

  1. Klik tombol “Dapatkan Toko Online Gratis”
  2. Sign-in dengan akun Google atau Facebook Anda. 
  3. Klik “Create Shop”
  4. Lengkapi informasi dari empat bagian form. 
  5. Upload Produk Pertama Anda.
  6. Selamat! Anda sudah bisa menggunakan toko online Anda

Rekomendasi Artikel :

  1. Cara Meningkatkan Brand Awareness Untuk Tingkatkan Omzet Anda
  2. 5 Cara Promosi Online Gratis Untuk Tingkatkan Penjualan Anda
  3. Unik Dan Anti-Mainstream, 5 Cara Meningkatkan Penjualan Online Secara Drastis

Categorised in:

This post was written by adminuser

Leave a Reply

Your email address will not be published.