Ini Aturan PPKM Darurat yang Perlu Anda Tahu

July 6, 2021 1:32 pm Published by Leave your thoughts

Hai kolega AVANA. Seperti yang kita ketahui, Presiden Joko Widodo telah mengambil keputusan untuk menerapkan aturan Penerapan Pemerlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. PPKM resmi dimulai selama dua pekan, yaitu sejak 3 Juli 2021 hingga 20 Juli 2021 mendatang. Hal ini dilakukan untuk menekan penyebaran virus COVID-19 yang tak kunjung menurun. Peraturan ini diterapkan di Pulau Jawa dan Bali dengan target penurunan konfirmasi kasus positif COVID-19 sebanyak 10.000 kasus. 

ppkm darurat, ppkm, ppkm mikro, corona, covid 19, virus corona


Selama PPKM Darurat berlangsung, ada 14 poin utama yang perlu Anda perhatikan nih. Apa saja ya? Simak bersama-sama dalam artikel kali ini ya. 

Baca juga: 6 Alasan Pelayanan Pelanggan Sangat Penting Untuk Bisnis Mu Di Tengah Covid 19

Dilansir dari website resmi covid.go.id, berikut aturan PPKM:

  1. Kegiatan perkantoran/tempat kerja sektor non esensial 100% Work From Home (WFH)
  2. Kegiatan belajar mengajar 100% online/daring
  3. Kegiatan di Pusat Perbelanjaan/Mal/Pusat Perdagangan ditutup sementara
  4. Sektor esensial: 50% WFO dengan pengetatan prokes*

Sektor kritikal: Diperbolehkan 100% WFO dengan pengetatan prokes**

Supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan: Kapasitas pengunjung maks. 50% dan jam operasional sampai pukul 20.00

Apotik dan toko obat bisa buka full selama 24 jam

*Termasuk keuangan dan perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, teknologi informasi dan komunikasi,

perhotelan non penanganan karantina COVID-19, serta industri orientasi ekspor.

**Termasuk energi, kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi, industri makanan, minuman dan penunjangnya, petrokimia, semen, objek vital nasional, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstruksi, utilitas dasar (listrik dan air), serta industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari.

  1. Kegiatan Restoran Hanya delivery/take away
  2. Kegiatan Konstruksi dapat beroperasi 100% dengan pengetatan prokes
ppkm darurat, ppkm, ppkm mikro, corona, covid 19, virus corona
  1. Kegiatan Ibadah ditutup sementara
  2. Fasilitas Umum/Area Publik, Kegiatan Seni/Budaya, Olahraga, Sosial Kemasyarakatan ditutup sementara
  3. Transportasi Umum kapasitas maks. 70% dengan pengetatan prokes
  1. Resepsi Pernikahan dihadiri maks. 30 orang dengan pengetatan prokes

Tidak diperkenankan makan di tempat resepsi, makanan tetap dapat disediakan dengan wadah tertutup untuk dibawa pulang.

  1. Kegiatan Perjalanan Domestik dengan Moda Transportasi Jarak Jauh*

Harus menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksin dosis I) dan PCR H-2 untuk pesawat serta Antigen (H-1) untuk moda transportasi jarak jauh lainnya.

*Termasuk pesawat, bis dan kereta api

ppkm darurat, ppkm, ppkm mikro, corona, covid 19, virus corona
  1. Masker tetap dipakai saat berkegiatan di luar rumah, lebih baik menggunakanmasker dobel (masker kain dirangkap masker medis). Penggunaan face shield tanpa masker tidak diizinkan.
  2. Pelaksanaan PPKM Mikro di RT/RW zona merah tetap diberlakukan

Daftar Daerah Penerapan PPKM Darurat Jawa Bali

  • Banten: Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kota Serang, Tangerang, Serang, Lebak, Kota Cilegon
  • Jawa barat: Purwakarta, Kota Tasikmalaya, Kota Sukabumi, Kota Depok, Kota Cirebon, Kota Cimahi, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Banjar, Kota Bandung, Karawang, Bekasi, Sumedang, Sukabumi, Subang, Pangandaran, Majalengka, Kuningan, Indramayu, Garut, Cirebon, Cianjur, Ciamis, Bogor, Bandung Barat, Bandung
  • Jakarta: Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Kepulauan Seribu
  • Jawa Tengah: Sukoharjo, Rembang, Pati, Kudus, Kota Tegal, Kota Surakarta, Kota Semarang, Kota Salatiga, Kota Magelang, Klaten, Kebumen, Grobogan, Banyumas, Wonosobo, Wonogiri, Temanggung, Tegal, Sragen, Semarang, Purworejo, Purbalingga, Pemalang, Pekalongan, Magelang, Kota Pekalongan, Kendal, Karanganyar, Jepara, Demak, Cilacap, Brebes, Boyolali, Blora, Batang, Banjarnegara
ppkm darurat, ppkm, ppkm mikro, corona, covid 19, virus corona
  • DI Yogyakarta: Sleman, Kota Yogyakarta, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul
  • Jawa Timur: Tulungagung, Sidoarjo, Madiun, Lamongan, Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Batu, Tuban, Trenggalek, Sumenep, Situbondo, Sampang, Ponorogo, Pasuruan, Pamekasan, Pacitan, Ngawi, Nganjuk, Mojokerto, Malang, Magetan, Lumajang, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kediri, Jombang, Jember, Gresik, Bondowoso, Bojonegoro, Blitar, Banyuwangi, Bangkalan
  • Bali: Kota Denpasar, Jembrana, Buleleng, Badung, Gianyar, Klungkung, Bangli

Baca juga: Taktik Menaikan Penjualan Bisnis Di Tengah Covid 19

Itu dia aturan penting PPKM Darurat yang perlu Anda ketahui beserta daftar daerah penerapannya. Semoga informasi kali ini dapat bermanfaat untuk kalian semua ya. Jangan lupa untuk terus mengikuti protokol kesehatan jika harus keluar rumah, jaga diri sendiri, jaga kesehatan, perbanyak makanan bergizi dan vitamin agar tubuh selalu kuat dan terbebas dari virus. Stay safe and healthy!

Tags: , ,

Categorised in:

This post was written by Indira

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *