Cara & Tips Memulai Bisnis Frozen Food

November 24, 2021 4:46 pm Published by Leave your thoughts

Hi Teman AVANA! Semuanya tahu dong, kalau makanan merupakan kebutuhan pokok seluruh manusia dan dibutuhkan setiap harinya? Nah, tingginya kebutuhan makanan ini membuat bisnis makanan terus berkembang. Terutama sejak masa pandemi kemarin. Salah satu bisnis makanan yang semakin populer dan selalu banyak dicari adalah bisnis frozen food atau makanan beku. Istilah frozen food mungkin sudah tidak asing lagi bagi penikmat kuliner. Frozen food adalah makanan yang sudah diolah kemudian diawetkan dengan cara membekukannya di dalam freezer. 

Nah, kepopuleran frozen food ini membuat banyak orang ingin terjun ke dunia bisnis frozen food. Namun, masih banyak orang juga yang belum tahu bagaimana cara dan membutuhkan tips untuk memulai  bisnis ini. Simak artikelnya sampai habis ya! 

Mulai dengan Lakukan Riset

Jangan memulai bisnis apapun tanpa melakukan riset. Termasuk dalam memulai bisnis frozen food ini. Jika Anda ingin memulai bisnis frozen food produksi sendiri, Anda perlu melakukan riset terkait modal, bahan baku, peralatan yang dibutuhkan, cara pengolahan, cara penyimpanan hingga proses distribusinya. Namun, jika Anda ingin memulai bisnis frozen food dengan menjadi reseller/dropshipper, Anda juga tetap perlu melakukan riset modal, distributor yang tepat, harga-harga jual frozen food, cara penyimpanan, pengiriman, hingga promosi agar menarik banyak calon pelanggan.

Pastikan Anda bisa mendapatkan reseller atau distributor yang terpecaya dan bisa membantu bisnis Anda. Jangan terpaku dengan harga murah jika pelayanan dan produk yang diberikan tidak sesuai ekspektasi.

Menentukan Jenis Produk yang Ingin Anda Jual

Selanjutnya, Anda perlu menentukan produk frozen food apa saja yang ingin Anda jual. Ada banyak sekali jenis frozen food yang bisa Anda jual. Pilihlah frozen food yang praktis dan banyak dicari orang seperti bakso, nugget, kentang goreng, ayam goreng, dimsum, tempura dan sebagainya. 

Siapkan Peralatan yang Diperlukan 

Setelah melakukan poin pertama dan kedua, selanjutnya adalah menyiapkan peralatan yang diperlukan. Beberapa peralatan yang dibutuhkan untuk memulai bisnis frozen food adalah freezer atau mesin pembeku, etalase dan mesin pengemas vakuum. Saat menghitung modal awal, bisa juga sekalian mengkategorikan kebutuhan-kebutuhan primer hingga yang sifatnya tidak mendesak. Fokuskan anggaran modal Anda untuk membelanjakan peralatan-peralatan utama berikut ini.

Pikirkan Metode Pengemasan Frozen Food

Berikutnya adalah memikirkan pengemasan frozen food yang efektif. Karena produk frozen food harus bisa awet, Anda harus bisa mengemas produk-produk Anda dengan baik dan benar. Gunakan plastik khusus frozen food, gunakan mesin vakuum agar frozen food yang Anda jual bisa bertahan lebih lama dan mengeliminasi udara di dalam ruang penyimpanan makanan beku tersebut. Selain itu, pastikan juga ya Anda memberi informasi tentang kadaluwarsa produk dan menyimpan produk di mesin pendingin/freezer. 

Mulai Memasarkan Produk 

Selanjutnya adalah mulai memasarkan frozen food Anda. Di era yang serba canggih ini, jangan hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut atau hanya ke orang-orang terdekat saja. Gunakan media sosial dan platform-platform online untuk promosi dan meningkatkan penjualan. Contohnya seperti Instagram, Facebook, WhatsApp, Marketplace, Social Commerce sampai mendaftarkan toko Anda ke perusahaan transportasi online seperti Grabfood maupun Gofood. 

Nah, itu dia cara dan tips memulai bisnis frozen food yang bisa Anda lakukan! Untuk memaksimalkan bisnis Anda,

Anda juga bisa lho menggunakan platform Social Commerce AVANA! Dengan AVANA, Anda bisa mengelola seluruh aktivitas jualan online, manajemen order, stok, pengiriman, hingga reseller dalam satu dashboard dan webstore yang terintegrasi dengan media sosial. Mau coba menggunakan AVANA?

Khusus untuk Anda, AVANA memberikan voucher toko online GRATIS yang Anda bisa gunakan! 

  1. Klik tombol “Dapatkan Toko Online”
  2. Sign-in dengan akun Google atau Facebook Anda. 
  3. Klik “Create Shop”
  4. Lengkapi informasi dari empat bagian form. 
  5. Selamat! Anda sudah bisa menggunakan toko online Anda
Tags: , , , ,

Categorised in: ,

This post was written by Indira

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *