Bisnis Clothing Line untuk Pemula dan Skema Bisnis Clothing, Lengkap!

March 3, 2021 5:07 pm Published by Leave your thoughts
bisnis clothing line untuk pemula

Buat Anda yang datang kesini karena ingin mengetahui bagaimana caranya membangun bisnis clothing line untuk pemula dan skema bisnis clothing line, maka Anda datang ke tempat yang tepat.

Setelah melihat banyak brand-brand clothing line lokal seperti Shining Bright, RSCH, Screamous, COSMIC, Bloods dan lainnya, Anda juga pasti mulai tergiur untuk memulai bisnis ini.

Bisnis Clothing Line untuk Pemula : Keuntungan Bisnis Fashion

kelebihan dan kekurangan bisnis fashion

Salah satu alasan kenapa banyak orang mulai tertarik mencari cara memulai bisnis clothing line untuk pemula adalah karena terdapat banyak keuntungan bisnis fashion dibandingkan jenis bisnis lain.

Yang paling utama adalah karena bisnis fashion merupakan bisnis abadi yang tidak pernah ketinggalan zaman.

Siapa yang tidak membutuhkan pakaian dan aksesoris, bukan? Tren fashion memang berubah-ubah setiap waktunya, namun bisnis ini pasti akan terus ada sampai kapanpun. Asalkan Anda bisa menginovasikan produk-produk yang menarik minat masyarakat, maka bisnis fashion Anda akan dijamin bisa sukses.

Alasan lainnya adalah karena produknya yang cenderung “aman” tidak mudah expired dan tidak mudah rusak, paling tidak dibandingkan dengan produk makanan atau teknologi. Dengan begitu, salah satu keuntungan bisnis fashion berikutnya adalah resiko bisnis yang relatif lebih rendah.

Sebelum memulai bisnis fashion, pastikan Anda telah mengetahui 5 kelebihan dan kekurangan bisnis pakaian.

Skema Bisnis Fashion : Rincian Modal Usaha Pakaian

rincian modal usaha fashion

Setiap bisnis pasti membutuhkan modal, begitu juga dengan bisnis pakaian. Untuk bisa membuat skema bisnis clothing yang bisa sukses, maka Anda harus mengetahui rincian modal usaha pakaian untuk mempersiapkan budget bisnis Anda.

Secara umum, ada beberapa biaya yang harus Anda keluarkan ketika membangun bisnis clothing line untuk pemula, yaitu biaya sewa tempat/website, biaya operasional, biaya peralatan, hingga biaya promosi.

Rincian modal usaha pakaian secara offline berbeda-beda tergantung skala bisnis Anda namun pada umumnya berkisar 150-200 juta rupiah dan meliputi :

  1. Biaya sewa toko/ruko
  2. Biaya stok produk awal
  3. Biaya operasional
  4. Biaya display/etalase
  5. Biaya promosi

Sementara itu, untuk rincian modal usaha pakaian secara online relatif lebih murah, yaitu sekitar 80-100 juta per bulan. Namun jika Anda ingin memulai dari jumlah produk yang sedikit terlebih dahulu, Anda bahkan bisa menyiapkan hanya 25 juta per bulan. Biaya tersebut meliputi :

  1. Biaya website toko online (hosting+domain)
  2. Biaya stok produk awal
  3. Biaya konteksi internet + gadget.
  4. Biaya promosi

Ketika masih di tahap-tahap awal, Anda bisa memfokuskan promosi tidak berbayar misalnya melalui media sosial maupun dari mulut ke mulut untuk menghemat biaya.

Untuk rincian modal usaha pakaian lengkapnya bisa Anda cek di artikel Rincian Modal Usaha Pakaian.

Jenis Bahan Pakaian dan Contohnya

Cara membangun brand clothing berikutnya adalah mengetahui jenis bahan pakaian dan contohnya. Tujuannya jelas adalah untuk bisa menyajikan produk dengan kualitas terbaik yang sesuai untuk pembeli.

jenis-jenis bahan pakaian dan contohnya

Secara umum, terdapat 5 jenis bahan pakaian yang banyak digunakan untuk produk bisnis clothing line untuk pemula.

  1. Katun : kelebihannya adalah tahan lama dan kuat namun mudah kusut sehingga relatif sulit untuk disetrika.
  2. Wol : terbuat dari bulu domba, bahan wol sering digunakan untuk pakaian hangat seperti sweater. Perawatannya relatif sulit namun bahannya nyaman untuk digunakan.
  3. Sutra : bahan yang lembut dan nyaman digunakan namun membutuhkan perawatan ekstra mulai dari proses pencucian, menjemur hingga setrika.
  4. Nilon : kain sintetis yang mudah terkena luntur sehingga ketika dicuci sebaiknya dipisahkan dengan baju-baju lain yang berwarna kuat.
  5. Chiffon : kasar namun ringan, pakaian dengan bahan chiffon harus dicuci dengan air bersuhu ringan atau dingin karena rentan bolong.

Itu dia 5 jenis bahan pakaian yang umum digunakan untuk bisnis clothing line.

Baca juga : 13 Jenis Bahan Pakaian dan Contohnya untuk Bisnis Fashion Anda

Cara Mengambil Keuntungan Jualan Baju

cara mengambil keuntungan jualan baju

Cara membuat brand clothing sendiri berikutnya adalah dengan mengetahui berapa harga yang harus Anda berikan untuk bisa memperoleh keuntungan yang maksimum.

Salah satu tagline yang terkenal dari berjualan bisnis fashion adalah “Modal minim, keuntungan besar.” Untuk bisa memastikan bahwa Anda memang memperoleh keuntungan dari jualan baju Anda, perlu ada beberapa hal yang Anda pertimbangkan, yatu :

  1. Harga Beli Produk : baik Anda memproduksi baju Anda sendiri maupun membeli secara grosir, Anda harus menghitung total biaya (termasuk ongkos kirim dan operasional) untuk menentukan harga produk Anda.
  2. Jumlah Margin : umumnya, harga margin produk berkisar antara 10-30% untuk tiap produk. Namun jika produk Anda tergolong langka atau eksklusif, maka Anda bisa mematok margin diatas 50%. Serendah-rendahnya, Anda bisa memasang margin 15% untuk mendongkrak penjualan di tahap awal.

Harga jual produk bisa diperoleh dari harga beli produk + biaya operasional dan biaya lainnya + jumlah margin yang ingin Anda peroleh.

Untuk mengetahui perhitungan lengkapnya, Anda bisa mengecek artikel kami ini : Cara Mengambil Keuntungan Jualan Baju

Promosi dan Promosi!

contoh promosi baju

Salah satu tips penting ketika membangun bisnis clothing line untuk pemula adalah dengan memastikan bahwa Anda selalu melakukan promosi baik itu organik maupun berbayar untuk membangun brand awareness dan meningkatkan penjualan.

Beberapa strategi marketing yang efektif untuk bisnis fashion adalah sebagai berikut.

  • Gunakan Media Sosial

Hingga kini, jumlah pengguna internet di Indonesia telah capai 202,6 juta orang sementara untuk pengguna media sosial telah mencapai 170 juta orang. Terdapat banyak platform yang bisa Anda gunakan mulai dari Instagram, Twitter, Youtube, Facebook, dan banyak lagi. Pastikan target audiens Anda memang berada pada media sosial bersangkutan.

  • Fokus pada Visual

Ketika membeli produk fashion, pastinya gambar produk akan jadi hal pertama yang dilihat. Baik Anda memposting produk di website maupun media sosial, pastikan Anda memasang foto yang jelas. Anda juga bisa menyewa orang untuk menjadi model dari produk baju Anda agar lebih menarik.

  • Manfaatkan Blog

Cara membuat brand clothing sendiri yang sama pentingnya adalah menggunakan plot sebagai media promosi. Faktanya, tak ada orang yang suka diberikan iklan. Namun, banyak orang yang mencari informasi melalui internet, terutama Google. Dengan memanfaatkan blog sebagai sarana berbagai informasi fashion mulai dari OOTD, bahan-bahan fashion, tips merawat pakaian dan sebagainya, Anda akan bisa memperoleh banyak pembaca yang pada akhirnya akan menjadi pelanggan Anda.

  • Adakan Kontes atau Giveaway

Masyarakat Indonesia menyukai hal-hal yang berbau Giveaway atau produk gratis. Meskipun pada awalnya Anda harus mengeluarkan modal lebih untuk Giveaway, Anda bisa memanfaatkan momentum tersebut untuk mempromosikan produk maupun brand Anda.

Itu dia beberapa cara dan langkah-langkah yang bisa Anda lakukan apabila Anda ingin membangun bisnis clothing line untuk pemula. Pastikan Anda menyusun skema bisnis clothing Anda secara tertata agar bisa memberikan hasil yang baik pula.

Untuk Anda yang ingin meningkatkan penjualan produk fashion dalam waktu singkat, simak artikel 5 contoh promosi baju agar omzet melonjak.

Buat Anda yang ingin memulai bisnis fashion online namun belum memiiki toko online sendiri, Anda bisa mendapatkannya secara gratis di AVANA. Cuma butuh 5 menit saja lho!

  1. Klik tombol “Dapatkan Toko Online”
  2. Sign-in dengan akun Google atau Facebook Anda. 
  3. Klik “Create Shop”
  4. Lengkapi informasi dari empat bagian form. 
  5. Selamat! Anda sudah bisa menggunakan toko online Anda

Ingin tanya lebih lanjut?

Categorised in: ,

This post was written by Cornelia Lyman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *