Begini Aturan Perjalanan Selama PPKM Darurat Berlangsung

July 23, 2021 12:45 pm Published by Leave your thoughts

Tahu kan kalau PPKM Darurat Jawa-Bali diperpanjang kembali hingga 25 Juli 2021 mendatang? Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 22 tahun 2021, masa perpanjangan PPKM Darurat kini bernama “PPKM Level 4 COVID-19”. 

ppkm, ppkm darurat, aturan ppkm

Nah, jika sebelumnya AVANA sudah membahas tentang aturan aturan yang diberlakukan selama masa PPKM Darurat, saat ini AVANA akan membahas tentang aturan perjalanan atau transportasi selama PPKM berlangsung. 

Dilansir dari akun Instagramnya, Kemenhub menyampaikan beberapa peraturan sebagai berikut: 

  1. Semua bentuk perjalanan ke luar daerah dibatasi, kecuali mereka yang memiliki urusan bekerja di sektor esensial dan kritikal, juga bagi mereka yang memiliki kepentingan mendesak. 
  2. Orang yang dikecualikan dari aturan menunjukkan kartu vaksinasi: Kendaraan pelayanan distribusi logistik Pasien dengan kondisi sakit keras Ibu hamil didampingi 1 orang anggota keluarga; kepentingan persalinan didampingi maksimal 2 orang; dan pengantar jenazah non-Covid-19 maksimal 5 orang 
  3. Bagi pelaku perjalanan orang di bawah 18 tahun, pembatasan diberlakukan sementara waktu
  4. Pelaku perjalanan jarak jauh dari dan ke Jawa-Bali wajib menunjukkan kartu vaksinasi minimal dosis pertama dan hasil tes PCR (2×24 jam) atau Swab Antigen (1×24 jam).
  5. Pelaku perjalanan ke luar daerah wajib menunjukkan dokumen Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau surat tugas.  

Baca juga: Kenali Lebih Dalam Tentang Vaksin & Cara Daftarnya Di Sini!

Berikut beberapa aturan perjalanan saat PPKM Darurat. 

1. Transportasi Udara

  • Wajib membawa dan menunjukkan sertifikat vaksin dan hasil tes negatif CPR 2×24 jam.
  • Bagi calon penumpang yang berhalangan untuk divaksinasi harus menunjukkan surat keterangan dokter dan
    surat hasil tes PCR (maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan) untuk dapat melakukan penerbangan. 
ppkm, ppkm darurat, aturan ppkm

2. Transportasi Darat dan Penyeberangan

  • Untuk transportasi darat termasuk kendaraan pribadi, sepeda motor, dan kendaraan umum serta angkutan penyeberangan wajib menunjukkan sertifikat vaksin dan hasil CPR negatif 2×24 jam atau hasil antigen negatif 1×24 jam untuk perjalanan dari dan ke Pulau Jawa dan Bali. Untuk sertifikat vaksin minimal vaksinasi covid-19 dosis pertama. 
  • Untuk pengemudi dan pembantu pengemudi logistik atau truk, tidak diwajibkan memiliki sertifikat vaksin, namun tetap wajib memiliki hasil PCR negatif 2×24 jam atau hasil antigen negatif 1×24 jam untuk perjalanan dari dan ke Pulau Jawa dan Bali. 
  • Untuk moda transportasi wilayah satu aglomerasi tidak diwajibkan memiliki sertifikat vaksin, begitu pula dengan tes PCR atau antigen, seperti dari Bogor ke Jakarta dalam wilayah aglomerasi Jabodetabek. 
  • Untuk masyarakat dengan moda transportasi darat di bawah usia 18 tahun juga wajib memiliki sertifikat vaksin minimal dosis pertama dan hasil PCR negatif 2×24 jam atau hasil antigen negatif 1×24. 
  • Penumpang transportasi darat dengan kepentingan medis seperti untuk berobat atau operasi harus dilengkapi
    surat keterangan dokter dan belum mendapatkan vaksin, boleh melakukan perjalanan namun harus tetap memiliki hasil PCR atau antigen negatif. 
  • Selama PPKM Darurat, kapasitas angkutan moda transportasi darat diizinkan hanya 50 persen dari kapasitas normal. 

Baca juga: Cara Atur Keuangan Bisnis Selama Pandemi

3. Kereta Api

  • Pelanggan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa dan Sumatera wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2×24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.
  • Khusus perjalanan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa, pelanggan juga diharuskan menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama.
  • Bagi pelanggan dengan kepentingan khusus yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis, tetap dapat menggunakan KA Jarak Jauh dengan menunjukkan surat keterangan dari dokter spesialis dan disertai surat negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen yang masih berlaku.
  • Untuk pelanggan di bawah 18 tahun tidak diharuskan menunjukkan kartu vaksin. Kemudian untuk pelanggan di bawah 5 tahun, tidak diharuskan menunjukkan hasil RT-PCR atau Rapid Test Antigen.
  • Setiap pelanggan harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celcius, serta memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut.
  • Untuk pelanggan KA Lokal dan KA Aglomerasi, tidak diwajibkan untuk menunjukkan kartu vaksin dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen. Namun akan dilakukan pemeriksaan Rapid Test Antigen secara acak kepada para pelanggan di stasiun.
ppkm, ppkm darurat, aturan ppkm

4. Perjalanan Internasional

a) WNI dalam perjalanan Internasional

  • Wajib menunjukkan kartu atau sertifikat vaksin telah menerima vaksin Covid-19 dosisi lengkap.
  • Bagi WNI yang belum mendapatkan vaksin Covid-19 dari luar negeri akan divaksinasi di tempat karantina setibanya di Indonesia setelah dilakukan tes RT PCR kedua dengan hasil negatif.

b) WNA dalam perjalanan ke Indonesia

  • Wajib menunjukkan kartu atau sertifikat telah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap.
  • WNA yang sudah berada di Indonesia dan akan melakukan perjalanan domestik/internasional wajib melakukan vaksinasi Covid-19 dengan skema gotong royong.
  • Kewajiban menunjukkan kartu/sertifikasi vaksinasi Covid-19 dikecualikan bagi:

WNA pemegang visa diplomatik dan visa dinas untuk keperluan kunjungan resmi setingkat menteri ke atas.

WNA dengan skema Travel Corridor Arrangement (TCA), sesuai prinsip resiprositas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Nah, itu dia aturan perjalanan selama PPKM berlangsung. Meskipun sejumlah aturan sudah dikeluarkan, Pemerintah tetap menghimbau masyarakat untuk tetap di rumah saja jika tidak ada kepentingan yang mendesak untuk menekan penyebaran virus COVID-19. Stay safe and healthy ya!

Tags: , ,

Categorised in:

This post was written by Indira

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *