Apa itu Social Commerce dan Perkembangan Social Commerce di Indonesia

December 2, 2020 5:09 pm Published by Leave your thoughts
apa-itu-social-commerce

Istilah Social Commerce memang baru-baru ini terdengar. Lalu, apa itu Social Commerce, bagaimana perkembangan Social Commerce di Indonesia dan apa saja contoh Social Commerce?

Apabila Anda memanfaatkannya secara tepat, dijamin #Social Commerce Bikin Duit karena potensi yang dimiliki Social Commerce jauh lebih besar dari marketplace.

Simak selengkapnya di bawah ini.

Apa itu Social Commerce?

Banyak orang yang sudah mengenal E-commerce, namun apakah Anda pernah mendengar istilah Social Commerce? Menurut Investopedia, Social commerce adalah penggunaan media sosial seperti Facebook, Instagram hingga Whatsapp untuk mempromosikan maupun menjual produk hingga layanan.

Contoh Social Commerce

apa-itu-social-commerce

Untuk memudahkan, Anda bisa menyimak beberapa contoh social commerce berikut ini.

Facebook Store

Salah satu media sosial terbesar di dunia dengan pengguna mencapai 2,45 miliar ini juga telah menyediakan fitur Facebook Store atau Facebook Shop. Dengan fitur ini, Anda bisa :

  • Unggah produk sepuasnya dan isi informasi produk.
  • Mengatur katalog produk toko
  • Menjual produk langsung dari halaman Facebook Anda.
  • Menjalankan iklan Facebook dan langsung promosikan produk Anda.

Instagram Shopping

contoh-social-commerce

Nah, ini dia fitur paling hot yang baru saja diluncurkan beberapa bulan lalu. Dengan Instagram Shopping, Anda bisa memasukan produk Anda ke foto, video hingga Instagram Story. Dengan sekali klik, customer juga bisa langsung diarahkan ke website toko online Anda. Nggak perlu ribet lagi keluar masuk aplikasi buat pesan produk.

Simak cara mudah membuat Instagram Shopping disini : Cara Membuat Instagram Shopping.

Whatsapp Commerce

social-commerce-di-indonesia

Aplikasi chat yang kini telah diakuisisi oleh Facebook ini juga telah memiliki pengguna hingga capai 2 miliar orang. Whatsapp juga telah mengeluarkan salah satu fitur bernama Whatsapp Commerce yang dapat digunakan untuk berbelanja langsung dari Whatsapp miliki customer Anda.

Itu dia beberapa contoh Social Commerce. Namun tentunya, masih banyak media sosial yang berencana untuk mengembangkan fitur-fitur lain yang dapat membantu Anda berjualan.

Untuk Anda yang ingin memiliki website toko online yang bisa langsung terhubung otomatis dengan semua Social Commerce tersebut, Anda bisa menggunakan Platform AVANA GRATIS SELAMANYA. Cara daftarnya cukup 5 menit :

  1. Klik tombol “Dapatkan Toko Online Gratis”
  2. Sign-in dengan akun Google atau Facebook Anda. 
  3. Klik “Create Shop”
  4. Lengkapi informasi dari empat bagian form. 
  5. Selamat! Anda sudah bisa menggunakan toko online Anda

Social Commerce di Indonesia

social-commerce-di-indonesia

Lalu, bagaimana kira-kira perkembangan social commerce di Indonesia?

Di Indonesia sendiri, jumlah pengguna media sosial telah mencapai 160 juta orang dengan penetrasi mencapai 59%. Laporan dari Mckinsey bahkan mengungkapkan bahwa sekitar 40% dari pasar e-commerce di Indonesia adalah Social Commerce (E-Commerce yang mengandalkan channel penjualan media sosial), lebih tinggi dari E-Commerce marketplace dan website.

Di Indonesia sendiri, masyarakat cenderung mempercayai informasi yang diperoleh dari teman, kenalan maupun influencer, sehingga unsur manusia penting dalam mempengaruhi keputusan konsumen ketika memilih suatu produk.

Kontribusi dari pasar E-Commerce di Indonesia sendiri mencapai hingga 45% dari pasar di seluruh dunia.

Di antara semuanya, pengunaan chat menjadi kunci terpenting dari pertumbuhan Social Commerce di Indonesia. Selain mendapatkan informasi, chat juga bisa digunakan untuk melakukan penawaran harga, membangun kepercayaan hingga menjual produk langsung ke customer.

Di AVANA sendiri, terdapat fitur AVAchat yang dapat digunakan untuk chat sekaligus membuat transaksi.

Manfaat Social Commerce

contoh-social-commerce

Jadi, apa kira-kira manfaat Social Commerce? Jumlahnya sangat banyak, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.

  1. Menjangkau Lebih Banyak Pembeli. Pengguna baru media sosial meningkat tiap harinya. Bayangkan saja jika Anda bisa menjangkau semua pengguna media sosial tersebut? Pastinya jumlah pembeli toko online Anda juga akan meningkat drastis, bukan?
  2. Meningkatkan Peringkat Website Toko Online. Media sosial tidak hanya digunakan untuk membangun engagement dan meningkatkan penjualan tapi juga meningkatkan peringkat website toko online Anda di mesin pencari seperti Google.
  3. Meningkatkan Loyalitas dan Retensi Pembeli Dengan menggunakan Social Commerce, Anda bukan hanya mempromosikan produk Anda, tapi juga bisa meningkatkan loyalitas customer. Alasannya adalah karena Social Commerce dapat digunakan secara dua arah.

Apa itu Social Commerce? Contoh Social Commerce, kondisi Social Commerce di Indonesia hingga Manfaat Social Commerce. Sekarang, Anda sudah memahami semua istilah itu, bukan? Pastinya, #Social Commerce Bikin Duit dengan apabila Anda bisa memanfaatkannya secara maksimal.

Selamat berjuang!

Rekomendasi Artikel :

  1. Cara Meningkatkan Brand Awareness Untuk Tingkatkan Omzet Anda
  2. Apa Itu Sales Funnel Dan Tujuan Sales Funnel
  3. Ini Tips Mengelola Keuangan Usaha Wirausaha Kamu!

AVANA sudah tersedia di aplikasi Android dan iOS. Sekarang, Anda bisa mengelola toko online dari mana saja.

Tags: , , , ,

Categorised in:

This post was written by Cornelia Lyman

Leave a Reply

Your email address will not be published.