Cara Bisnis Anda Berkembang dan Bertahan di Media Sosial

Desember 7, 2019 7:16 pm Published by 3 Comments
Social media menjadi salah satu media promosi bisnis yang mudah untuk dilakukan dan sudah banyak diaplikasikan. Berikut kiat-kiat bertahan di social Media

Di era industri 4.0 saat ini semuanya serba menggunakan internet, Internet memungkinkan jutaan orang untuk terhubung satu sama lain, dan juga memungkinkan pemilik bisnis untuk mempromosikan bisnis mereka kepada orang-orang di seluruh dunia dan semua itu tidak lepas dari peran social media. Social media adalah teknologi berbasis web dan seluler yang digunakan untuk mengubah komunikasi menjadi dialog interaktif. Dialog interaktif ini dapat terjadi antara organisasi, komunitas dan individu.

Social media menjadi salah satu media promosi sebuah bisnis yang mudah untuk dilakukan dan sudah banyak diaplikasikan. Selain mengehemat biaya, social media mampu menjangkau pasar dengan lebih mudah dan lebih jauh. Melakukan promosi melalui social media bukan hanya mengandalkan postingan saja, namun pelanggan akan lebih menyukai bagaimana suatu bisnis atau toko online bisa berkomunikasi dengan ramah bersama pelanggan.

Pemasaran social media adalah cara yang ampuh untuk bisnis untuk menjangkau prospek dan pelanggan. Pemasaran hebat di social media dapat membawa kesuksesan luar biasa bagi bisnis Anda, menciptakan brand awareness yang kuat dan meningkatkan penjualan. Survei membuktikan bahwa:

Lebih dari 70% pebisnis dan 350 pemilik bisnis kecil menggunakan social media. Survei ini menganalisis bagaimana bisnis kecil menggunakan social media, termasuk platform yang mereka gunakan, frekuensi yang mereka posting, dan jenis konten yang mereka bagikan. Pemilik bisnis dapat menggunakan data saat merencanakan strategi social media mereka.

Faktanya adalah:

•   Hampir 71% dari bisnis kecil menggunakan social media, dan 47% dimulai sebelum 2018.

•           Facebook adalah saluran social media yang paling banyak digunakan 86%, hampir dua kali lipat saluran yang paling banyak digunakan kedua, Instagram 48%.

•           Lebih banyak pemilik bisnis milenial dengan presentase 79% menggunakan social media untuk bisnis mereka dari pada pemilik bisnis yang berusia lebih dari 35 tahun karena milenium memiliki tingkat kenyamanan yang lebih besar dengan social media.

•           Lebih 52% dari bisnis kecil memposting ke social media setidaknya sekali sehari, sesuatu yang direkomendasikan oleh para pakar social media.

•           Mayoritas pebisnis memposting gambar / infografis ke halaman social media mereka karena orang memproses gambar lebih baik daripada teks.

Tentu saja hal ini membuktikan bahwa setiap pebisnis harus bisa mempertahankan eksistensinya di social media, namun hanya sebagian kecil pengusaha atau pebisnis yang terjun langsung ke social media, dan sisanya lebih memilih untuk membuka usaha offline.

Bukan tanpa alasan, hal ini dipertegas oleh Ignasius Warsito, Direktur Industri Elektronika Telematika, Ditjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi yang dilansir melalui halaman berita Industri.bisnis.com. Dirinya menyatakan, bahwa prospek ecommerce pada 2015 cukup menjanjikan dengan pertumbuhan sekitar 60%-70% .

Jadi, bagaimana caranya agar pebisnis bisa mempertahankan eksistensinya bisnisnya dan berkembang di Social media?

1. Bersikap Konsisten

Untuk berkembang serta bertahan di social media, tentunya Anda harus bisa menentuka visi dan misi dan bergerak secara konsisten. Dalam memposting haruslah spesifik untuk setiap situs social media yang Anda manfaatkan.

Beberapa platform seperti Twitter dan Instagram Stories mengharuskan Anda aktif  setiap hari untuk mendapatkan potensi maksimal dari audiens Anda. Jenis posting lainnya, seperti Posting Instagram dan pembaruan Facebook biasa, tidak memiliki urgensi dan tidak terlalu sering di posting. Saat menentukan strategi posting, lihat faktor-faktor seperti bagaimana algoritma bekerja untuk setiap platform.

2. Mengetahui dan Mengikuti Trend di Social Media Bisnis

Memang tidak mudah untuk membuat konten yang merujuk pada trend di social media, karena banyaknya trend yang tidak relevan dengan bisnis Anda, namun ternyata mengikuti trend memang perlu Anda lakukan jika ingin bisnis Anda tetap mengikuti perkembangan zaman. Banyak bisnis yang gagal mempertahankan bisnisnya karena mengikuti ego. 

Inilah sebabnya mengapa sangat penting untuk membuat konten yang dapat Anda gunakan sebagai dasar untuk mengukur semua posting social media Anda. Salah satu cara untuk memiliki pasokan konten populer yang konsisten dengan membuat daftar situs untuk mempublikasikan konten terkini yang berkualitas tinggi.

3. Berinteraksi Dengan Audience Untuk Social Media Bisnis

Jika mempunyai social media sebagai sarana untuk mempromosikan produk Anda tentunya Anda harus bisa berinterasi dengan audience, dengan selalu berinteraksi maka akan meningkatkan rasa kepercayaan audience.

Pengguna social media sangat membutuhkan interaksi otentik dengan brand Anda. Jadi selain memposting konten berkualitas tinggi dan relevan, pastikan Anda mengawasi setiap platform yang Anda gunakan dan terlibat dengan audiens.

Jika Anda melihat pengguna lain sedang mengobrol tentang brand atau produk Anda, jangan takut untuk berinteraksi dan menambahkan. Anda harus segera menanggapi orang-orang yang mention brand Anda dan berterima kasih kepada orang-orang yang membagikan konten Anda.

4. Analisis Hasil Distribusi Konten Anda

Untuk memastikan Anda mendapatkan hasil terbaik dari pemasaran social media Anda, Anda harus secara akurast melacak dan mengukur engangement dari konten Anda. Lebih dari 40% bisnis sama sekali tidak melacak ROI social media mereka , yang berarti tidak ada cara mudah untuk mengetahui apakah strategi Anda berfungsi atau tidak. Untuk menyederhanakan proses pelacakan Anda, identifikasi metrik kunci yang penting bagi brand Anda. Beberapa metrik yang berpengaruh meliputi:

  • Jangkauan untuk Facebook
  • Tayangan, retweet, dan mention di Twitter
  • Klik, tayangan, dan interaksi di LinkedIn
  • Impresi dan tayangan di Pinterest
  • Suka, komentar, dan mention di Instagram
  • Tampilan di story Instagram

Anda harus melacak metrik ini secara mingguan, bulanan, dan tahunan sehingga Anda tahu kapan dan apakah Anda perlu melakukan perubahan pada strategi social media Anda. Dengan mengetahui kiat-kiat bertahan di social media, tentu saja Anda bisa memperkirakan strategi untuk bisnis Anda di masa depan, jangan takut untuk memulai sesuatu yang baru.

Berbisnis di social media akan membangun hubungan dengan customer Anda dan membangun komunitas online agar social media membantu menguntungkan bisnis Anda, terus kelola dan pantau social media Anda dengan hati-hati. Pastikan bahwa Anda terus konsisten dalam menggunakan berbagai social media yang Anda pilih. Selamat mencoba!

Tags: , , , , , , , , , ,

Categorised in:

This post was written by AVANA Indonesia

3 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *